
” O you who have believed, avoid much [negative] assumption. Indeed, some assumption is sin. And do not spy or backbite each other. Would one of you like to eat the flesh of his brother when dead? You would detest it. And fear Allah ; indeed, Allah is Accepting of repentance and Merciful.”
(Surah al-Hujurat, 49:12)
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”
(Surah al-Hujurat, ayat 12)
” O mankind, indeed We have created you from male and female and made you peoples and tribes that you may know one another. Indeed, the most noble of you in the sight of Allah is the most righteous of you. Indeed, Allah is Knowing and Acquainted. “
(Al-Hujurat, 49:13)
” Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu daripada lelaki dan perempuan dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak supaya kamu berkenal-kenalan dan (beramah mesra antara satu sama lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih takwanya di antara kamu (bukan yang lebih keturunannya atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu). “
(Surah al-Hujurat, ayat 13)
So can you call yourself a true believer if you doesn’t respect other’s?
Share on Facebook
Filed under: Street, cerita aku, inspiration, photography |